bab 1. Operasi Dasar Komputer dan Perangkat Lunak
dalam Sistem Informasi
Di dalam bidang teknologi informasi, computer
merupakan alat yang dapat menyajikan informasi. Informasi merupakan
hasil proses dari data data yang diinput. Input yang dikenal oleh
computer adalah bilangan 0 dan 1 sebagai bilangan biner ( Binary Code
Decimal ). Komputer merupakan kebutuhan mutlak bagi lembaga lembaga
pemerintah maupun swasta, Pada awalnya, computer hanya berdiri sendiri
tanpa terhubung satu dengan lainnya ( stand alone ).
PRINSIP – PRINSIP KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)
Dalam dunia industry atau perkantoran besar yang menggunakan komputer dalam
jumlah yang banyak, kesehatan dankeselamatan tentu menjadi factor yang sangat
penting. Para pengguna komputer pribadi pun perlu menerapkan prinsip menajaga
kesehatan dan keselamatan kerja menurut petunjuk yang sudah ada
Seseorang yang sehari – hari menggunakan komputer beik untuk pekerjaan,
pendidikan, ataupun hobi tetap harus memperhatikan prinsip – prinsip kesehatan
agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan yang
mungkin muncul akibat penggunaan komputer adalah :
1.
Gangguan pada mata
2.
Gangguan pada kepala
3.
Gangguan pada tangan
4.
Gangguan pada badan
Salah satu peralatan komputer yang berpotensi menimbulkan gangguan
kesehatan adalah monitor. Seperti kita ketahui, layar monitor memancarkan
radiasi atau pemancaran partikel – partikel elementer dan energy radiasi.
Energy radiasi dapat mengeluarkan electron dari inti atom sehingga atom
menjadi muatan positif dan disebut ion positif. Sementara itu, electron yang
dikeluarkan dapat tinggal bebas atau mengikat atom netral lainnya dan membentuk
ion negative. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada atom – atom di tubuh
kita. Radiasi yang dipancarkan monitor komputer antara lain berupa :
1.
Sinar X
2.
Sinar ultraviolet
3. Gelombang
mikro
4.
Radiasi elektro magnetic frekuensi sangat rendah
Gangguan kesehatan yang diduga timbul akibat radiasi komputer adalah
penyakit katarak. Untuk itu, setiap penggunaan komputer perlu mengatur
pemakaian komputer. Jika and harus bekerja didepan komputer dalam jangka waktu
yang lama, usahakan untuk mengatur waktu jeda agar tidak terus menerus menatap
layar monitor.
Selain radiasi yang ditimbulkan oleh monitor komputer, kita perlu
memperhatikan pula factor – factor lain yang berpotensi menimbulkan gangguan
kesehatan, yaitu posisi tubuh, posisi peralatan, pencahayaan ruangan, dan
kondisi lingkungan (suhu, kualitas udara dan gangguan suara).
Menggunakan komputer dengan posisi tubuh yang benar, akan memberikan
kenyamanan saat bekerja. Dengan posisi tubuh yang rileks, kita dapat bekerja
secara efektif dan kesehatan kita pun akan terjaga. Ilmu yang memperlajari
bagaimana mengatur posisi duduk yang baik dan benar didepan komputer disebut
ergonomic.
Kenyamanan yang dibutuhkan antara lain keadaad user meupun hardware ataupun
perangkat keras komputer ;
·
Posisi duduk : tempat duduk yang ideal dan bersandar, kursi ideal bias berputar
dan dapat diatur tinggi rendahnya, tempat duduk yang tidak bersandar dapat
menyebabkanpunggung kelelahan
·
Posisi mata : harus lurus dan tidak terlalu tunggi atau rendah membuat leher
cepat lelah, layar yang digunakan sebaiknya yang low radiasi, atau layar jenis
LCD.
·
Posisi tangan : pilih tuts keyboard yang lembut dan digunakan jari sebanyak
mungkin untuk mengetik.
Berikut ini posisi yang benar saat menggunakan komputer.
·
Bagian kepala dan leher
Aturlah agar posisi kepala dan leher anda tegak dengan
pandangan lurus kedepan. Dengan posisi ini, anda akan sanggup bertahan lebih
lama didepan komputer dan tidak cepat merasa lelah. Posisi leher yang terlalu
lentur dan kepala mengadah atau menunduk saat menghadap monitor tidak di
benarkan karena akan menbuat anda cepat lelah.
·
Bagian punggung
Duduk dengan punggung yang tegak dan rifleks merupakan
posisi yang benar saat menggunakan komputer. Badan yang terlalu miring kekiri
atau kekanan, dapat menimbulkan rasa sakit. Usahakan agar seluruh punggung
tersangga dengan baik oleh sandaran kursi
·
Bagian pundak
Aturlah posisi pundak sedimikian rupa agar otot – otot
pundak tidak tegang. Usahakan agar pundak tidak terlalu kebawah atau terlalu
tegak
·
Posisi lengan dan siku
Posisi lengan yang baik adalah berada disampng badan
dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90 derajat
·
Bagian kaki
Gunakan sandaran kaki atau footrest sehingga tungkai
berada dalam posisi yan nyaman.
Selain hal – hal diatas, anda perlu untuk memperhatikan hal – hal berikut
agar kesehatan anda tetap terjaga :
·
Sesuaikan tinggi kursi dengan tinggi badan anda
·
Usahakan agar jarak antara monitor dan mata minimal 80 cm
·
Gunakan refresh rate monitor minimal 72 Hz agar mata tidak cepat lelah
·
Gunakan kursi yang mmiliki sandaran tangan
·
Atur pencahayaan monitor
Tentu saja, petunjuk umum menjaga yang diajarkan oleh ahli kesehatan
seperti makan dan minum yang sehat, istirahat yang cukup, dan berolah raga juga
perlu anda perhatikan.
Dari sisi hardware atau perangkat keras komputer, anda perlu memperhatikan
factor – factor berikut ini karena sangat berpengaruh pada kesehatan dan
keselamatan kerja.
·
Posisi Monitor
Monitor berpengaruh pada kesehatan mata karena
mengeluarkan radiasi. Untuk mengurangi keluhan pada mata, lakukan hal – hal
berikut :
o Letakkan monitor
diruangan dengan pencahayaan yang cukup ( tidak terlalu terang dan tidak
terlalu redup )
o Atur posisi monitor
agar tepat berada didepan mata anda.
o Aturlah pencerahan
monitor agar cahaya yang keluar tidak terlalu terang atau terlalu redup
o Gunakan filter screen
untuk meredam radiasi.
·
Posisi keyboard
Letakkan keyboard dengan posisi rendah dari monitor,
namun tidak terlalu rendah.
·
Posisi Mouse
Letakkan mouse yang benar adalah
yang disamping keyboard. Sesuaikan tangan yang biasa anda gunakan untuk
bekerja. Jika anda bekerja dengan tangan kiri, letakkan mouse disebelah kiri
keyboard dan aturlah agar setting mouse menjadi left landed melalui system
operasi.
·
Posisi Meja dan Kursi
Aturlah posisi meja dan kursi
sedimikian rupa sehingga posisi duduk anda di depan monitor lebih nyaman, dan
anda dapat menjangkau keyboard dan mouse dengan mudah. Selain diatur posisinya,
perangkat keras komputer harus dijaga dengan baik karena perangkat – perangkat
tersebut menggunakan listrik.
·
Posisi Monitor
Monitor CRT Menggunakan listrik
tegangan tinggi dan membutuhkan daya yang cukup besar. Hindarkan monitor dari
percikan air karena dapat menimbulkan hubungan pendek atau korsleting yang
dapat membahayakan keselamatan anda
·
Kotak CPU
Kotak CPU yang diletakkan dilantai
dan tidak dilengkapi dengan ground yang mengalirkan listrik saat kita
menyantuhnya tanpa alas kaki. Untuk menghindari korsleting, kotak sebaiknya diletakkan
di tempat yang aman, misalnya di atas meja. Kotak CPU dapat ditanahkan
(grounded dengan cara dihubungkan ketanah atau ketembok menggunakan seutas
kawat tembaga. Karena CPU membutuhkan konsumsi listrik yang besar, maka kita
harus menjauhkannya dari benda – benda cair dan binatang atau serangga untuk
menghindari korsleting.
·
Kabel
Aturlah susunan kabel secara baik
dan rapi. Periksalah kontak atau sumber listrik, jangan sampai ada yang longgar
karena listrik yang tidak stabil berpotensi merusak perangkat komputer dan
mengakibatkan korsleting.
Setelah kita tahu bagaimana posisi yang benar didepan
komputer maka langkah berikutnya adalah bagaimana memperlakukan komputer.
Komputer juga harus dilakukan dengan baik supaya komputer yang kita gunakan
tidak cepat rusak.
·
Pertama, letakkan komputer ditempat yang aman. Aman dari jangkauan anak – anak,
aman dari api, aman dari penyinaran matahari secara terus menerus, dan aman
dari percikan air.
·
Selanjutnya langkah penggunaan komputer pemakaian selalu diawali dengan
memasang stop kontak untuk power supply, lalu hidupkan. Stop kontak sebaiknya
tidak goyang dan mantap sehingga arus listrik tidak terganggu karena arus dari
PLN langsung rata – rata 220 volt dan berbahaya bagi kita. Kabel yang
diperlukan cukup banyak jadi hindari kesemrawutan, kabel dapat dirapikan dengan
mengisolasinya atau mengikatnya dengan kabel, hal yang harus diperhatikan
adalah stabilitzer, benda itu harus digunakan untuk arus listrik yang
naik turun dan dapat menyebabkan kerusakan pada hardware.
·
Sesudah stop kontak dipasang, dilanjutkan dengan tombol on/off pelakuan seperti
ini disevut booting dingin, proses seperti ini sebaikya dilakukann dengan hati
– hati dan berulang – ulang, tunggu sesaat karna komputer sedang menset sesuai
BIOS dan mengecek perangkat komputer seperti monitor, keyboard, mouse, printer
dan sebagainya.
·
Setelah desktop siap, start ada pada kiri bawah layar, akan muncul Pulldown,
kemudian pilih program yang akan muncul pada menu.
Kesimpulan :
“kita perlu mengetahui ketentuan penggunaan perangkat keras komputer dan
peripheral demi kesehatan dan keselamatan kerja. Setting dan posisi perangkat
keras serta posisi tubuh pada saat bekerja kita harus memperhatikan agar
terhindar dari dampak buruk penggunaan tekhnologi informasi dan komunikasi.
Kelalaian atau kecerobohan dapat mendatangkan efek negative yang membahayakan
kesehatan kita.”
Pentingnya Kesehatan Dan Keselamatan
Kerja (K3) Dalam Menggunakan Komputer
Pada saat ini hamper di setiap aspek pekerjaan selalu menggunakan komputer
sebagai fasilitas utama. Fungsi komputer yang tadinya adalah menghitung saat
ini lebih diidentifikasikan dengan kegiatan ketik mengetik. Namun diluar dari
pada itu, para remaja yang telah mengenal komputer lebih cenderung memanfaatkan
internet sebagai srana pertemanan. Berkomunikasi dan mencari teman di salah
satu blog pertemanan seperti Friendster misalnya.
Kegiatan apapun itu yang berubungan dengan komputer, sedikit banyak membuat
mereka bertahan duduk lebih lama menghadap perangkat komputer tersebut.
Bermenit-menit bahkan berjam-jam tanpa sadar terlewat begitu saja.
Penggunaan komputer yang terus menerus dapat menyebabkan keluhan – keluhan
pada beberapa anggota tubuh. Misalnya terasa pada otot leher yang kaku dan
pegal semua. Mata yang terasa kabur, dan sebagainya. Tanpa kita sadari,
perangkat komputer sebenarnya dapat menimbulkan penyakit karena pemakainnya.
Mulai dari tata letak meja dan kursi, layar monitor, keyboard dan printer
merupakan peralatan yang dapat menimbulkan penyakit pada pemakainnya.
Untuk mengurangi keluhan pada saat bekerja dengan komputer, ada baiknya
tempat duduk yang digunakan dalam komputer hendaknya dirancang sedimikian rupa.
Posisi duduk dalam mengetik juga harus diperhatikan. Dianjurkan, kita harus
duduk dalam posisi tegak dan rileks dan posisi salah satu dari kaki agak meju
kedepan.
Pilihlah meja komputer yang dilengkapi dengan alat sandaran kaki dan bagian
bawah meja memiliki ruang gerak yang bebas. Tinggi meja disesuaikan untuk kursi
dan tinggi pengguna. Gunakan kursi yan fleksibel (dapat diatur tinggi
rendahnya) dan sandarannya mengikuti lekuk punggung.
Dalam pengetikan, usahakan mata tidak terlalu terus menerus menghadap
kekeyboard ataupun monitor. Sebab sedikit banyak, monitor merupakan layar yang
sensitive dan memancarkan radiasi. Untuk itu filter ataupun screen guard perlu
dipasang pada layar
1.
Istirahatkan mata anda dengan melihat pemandangan yang bernuansa sejuk dan jauh
kedepan secara inti
2.
Jagalah agar kacamata atau lensa kontak (jika menggunakan) dan layar tampilan
selalu bersih
3.
Gunakan tambahan layar anti radiasi. Pentinnya kesehatan dan keselamatan kerja
dalam komputer
Sebelumnya telah disebutkan bahwa perangkat komputer yang dapat menyebabkan
penyakit dalam pemakaiannya adalah meja dan kursi, monitor dan printer. Setelah
meja dan kursi serta monitor dibahas maka disini akan dituliskan kenapa
keyboards dan printer juga dapat menimbulkan penyakit dalam pemakaiannya.
Keyboard QWERTY
Tanpa kita sadari, nyeri otot yang terjadi pada penggunaan komputer
merupakan gabungan dari penggunaan keseluruhan perangkat komputer, termasuk
keyboard. Keyboard yang tetap diusulkan sebagai keyboard resmi diputuskan di
Amerika Serikat untuk tetap digunakan dalam standar institude tahun 1968 dan
melalui ISO tahun 1971 adalah keyboard yang sering kita gunakan yaitu keyboard
QWERTY.
Keputusan ini sebenarnya lebih memperlihatkan masalah ekonomi dibandingkan
masalah ergonomic. Keyboard QWERTY belum memberikan beban yang sama pada jari
pada saat pengetikan. Teknik pengetikan 10 jari dengan Keyboard QWERTY tetap
saja lebih memberatkan tangan kiri. Tugas tangan kiri lebih banyak menggunakan
pengetikan disbanding tangan kanan (lebih kurang 60% dari pengetikan). Namun
sebenarnya hal ini akan lebih menguntungkan buat mereka yang biasa menggunakan
tangan kanan. Tombol – tombol pada garis tengah yang paling mudah dicapai oleh
jari tangan kanan maupun kiri ternayta hanya 30% dari waktu pengetikan. Jari –
jari lebih sering melompat ke baris atas maupun baris bawah. Ini akan
berpengaruh besar pada pergelangan tangan. Inilah yang sering dikeluhkan, pegal
pada pergelangan tangan pada saat mengetik.
Jadi, karena kita masih mengetik dengan keyboard QWERTY maka masalah nyari
otot dan pergelangan tangan tetap akan muncul. Untuk mengatasinya, pada saat
mengetik apabila mulai terasa pegal maka berhentilah dan lemaskan pergelangan
tangan jari – jari. Kemudian berusahalah untuk mengetik dengan rileks dan
biasanya pada system pengetikan 10 jari, dianjurkan punggung tangan tidak
bersandar pada meja keyboard karena akan menyababkan jari akan terasa leluasa
bergerak saat mengetik apalagi untuk mengetik tombol yang ada pada bagian atas.
Keyboard
klockenberg
Tapi apabila keluhan masih muncul juga maka gantilah jenis keyboard anda
dengan keyboard klockenberg. Keyboard ini dibuat sebagai penyampurnaan dari
jenis keyboard sebelumnya.
Perangkat lain yaitu printer. Printer sebagai perangkat untuk mencetak data
ternyata dapat pula menimbulkan kelelahan kerja. Suara bising dari mesin
printer inilah yang disinyalir sebagai penyebabnya. Untuk mengatasi kebisingan
ini, gunakanlah printer yang paling rendah tingkat kebisingannya seperti
printer dengan system laser atau inkjet.